Jumat, 21 Oktober 2011

penjualan terasi(belacan) Bangka

         
        Terasi disebut juga dengan belacan, dimana setiap masakan tidak akan nikmat kalau tanpa terasi (belacan). Telah saya ketahui bahwa usaha terasi ini sangat banyak bukan hanya dibangka saja. kebanyakan dipulau Bangka terasi adalah suatu bumbu masakan, aroma dan citarasa khas yang ada dalam masakan tadi ternyata bersumber dari terasi. 

          Terasi (belacan) merupakan produk awetan ikan-ikan atau rebon (udang) yang telah diolah melalui proses pemeraman atau fermentasi, penggilingan atau penumbukan dan penjemuran yang berlangsung selama + 20 hari. Ke dalam produk terasi (belacan) tersebut ditambahkan garam yang berfungsi sebagai bahan pengawet, berbentuk seperti pasta dan berwarna hitam-coklat, dan tidak menggunakan bahan pengawet yang bersifat membahayakan. Terasi (belacan) memiliki bau yang tajam dan biasanya digunakan untuk membuat sambal terasi (belacan), tapi juga sering ditemukan dalam berbagai resep tradisional Indonesia.

          Terasi (belacan) yang banyak diperdagangkan dipasar, secara umum dapat dibedakan menjadi dua macam berdasarkan bahan bakunya, yaitu terasi udang dan terasi ikan. Terasi udang biasanya memiliki warna cokelat kemerahan, sedangkan terasi ikan berwarna kehitaman dan terasi udang umumnya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan terasi ikan.

Bahan baku terasi (belacan) yang belum jadi, pertama udang yang dipakai bahan baku biasanya diperoleh dari sekitar perairan Toboali. Udang-udang yang akan dipakai untuk bahan baku terasi biasanya ditanam dulu ke dalam sebuah lubang dengan kedalaman satu meter selama satu malam.

Setelah ditanam semalam, udang diambil lagi kemudian dijemur hingga kering. Udang yang telah kering ditumbuk  hingga halus dan ditaburi garam. Setelah halus, hasil tumbukan dicetak dan dikemas dalam ukuran 2,5 ons. Kemasan ini juga dibuat dalam bentuk cap tersendiri. Satu kali produksi bisa mencapai 50 kg atau bisa mencapai ratusan kilogram terasi. Udang-udang yang sudah ditumbuk halus tidak semuanya langsung dikemas. Ada juga yang disimpan di dalam karung untuk waktu yang lama. Ini dilakukan untuk persiapan produksi.

Terasi asal Bangka Belitung sudah sangat terkenal bahkan sampai keseluruh Indonesia. Dengan penjualan menggunakan kemasan ini, masyarakat khususnya Bangka Belitung lebih terjangkau untuk mendapatkan disamping harganya juga murah.


Dari itu kami sebagai pengelola menciptakan terobosan baru dengan menjual terasi dengan kemasan 2.5 ons dan dengan harga yang terjangkau. Untuk pemesanan diluar kota bisa dilakukan dengan by online atau dengan via telpon dan pesanan langsung dikirim. jika anda berminat untuk memesan terasi untuk cita rasa masakan anda dan asli dari pulau Bangka, bisa hubungi:
by phone  : 081367709794
Email       : RhendyUBB@yahoo.com
Rek         : Setelah anda menghubungi kami

mesin cetak terasi

terasi(belacan) adalah bumbu masakan khas diIndonesia terutama di Bangka. Karena dipulau kita adalah pulau yang dikelilingi oleh lautan, sayang sekali kalau hasil dari lautan tidak dipergunakan. Pengolahan udang dan ikan diolah menjadi terasi(belacan) agar menjadi awet dan memungkinkan untuk didistribusikan dari pusat produksi ke pusat konsumsi.

Kebanyakan mayarakat mengolah terasi(belacan) dengan cara manual atau dengan alat tradisional dimana menumbuk atau mencetak terasi(belacan) dilakukan dengan tenaga/fisik. Setelah diteliti dimasyarakat alat untuk menumbukkan terasi(belacan) sudah ada, masyarakat telah menggunakan alat penggilingan yang digerakkan oleh mesin. Tetapi untuk pencetakkan terasi(belacan) belum tersedia alat yang digunakan pada masyarakat kecil, dimana cetakkan terasi(belacan) dilakukan dengan manual. Bahan terasi(belacan) yang dimasukkan kedalam cetakkan lalu ditekan dengan pisau yang membutuhkan tenaga yang cukup kuat agar terasi berbentuk yang diinginkan.